Samsung Ajukan Paten Space Zoom

0
22
space zoom

Samsung baru saja mengajukan paten ke European Union Intellectual Property (EUIPO) untuk fitur terbaru yang akan dibawa smartphone buatannya. Paten yang diterbitkan pada 6 November ini mengungkap sebuah fitur software yang diberi nama Space Zoom. 

Menurut deskripsi dalam paten itu, merek dagang tersebut dikategorikan sebagai kelas 9/42. Paten itu sendiri digambarkan sebagai “smartphone; perangkat lunak yang digunakan untuk memperbesar subjek tanpa menurunkan kualitas gambar. 

Tampaknya Samsung sedang berupaya untuk meningkatkan kualitas kamera flagship miliknya tahun depan. Dan diduga kuat bahwa fitur ini merupakan salah satu cara yang dilakukan Samsung. Kabarnya perusahaan asal Korea Selatan ini akan mengintegrasikan fitur tersebut pada perangkat terbarunya. 

Sebenarnya, Space Zoom merupakan nama lain dari kemampuan zoom hybrid. Beberapa manufaktur sudah lebih dulu mengembangkan teknik ini. Kita bisa menemuinya pada Oppo Reno 10x Zoom, Oppo Reno 2 dan Huawei P30 Pro. Teknologi ini memanfaatkan desain kamera periskop untuk melakukan zoom berkali-kali lipat lebih besar dari smartphone pada umumnya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi adanya tonjolan kamera untuk mengakomodir kebutuhan zoom tersebut. 

Mau Bebas Iklan dan Download Lagu di YouTube Music? Coba Tips Ini

Pada perangkat yang sudah ada sebelumnya, fungsi zoom ini bisa berjalan dengan sangat baik ketimbang zoom secara digital biasa. Seperti diketahui, zoom digital cenderung menurunkan kualitas gambar, terutama ketika dilakukan zoom hingga maksimal. Namun tidak dengan konsep hibrida ini. Berkat kemampuan hibrida zoom, kualitas gambar dapat terjaga dengan baik, sambil memberikan efek zoom yang lebih besar. 

Seiring dengan berjalannya waktu, fitur ini menjadi semakin populer. Namun saat ini penggunaannya hanya terbatas pada perangkat flagship saja. Belum ditemukan adanya perangkat mid-end atau kelas menengah yang hadir dengan membawa fitur tersebut. 

Kabarnya Samsung akan memberikan kemampuan Space Zoom ini pada Galaxy S11. Perangkat itu sendiri dijadwalkan akan diumumkan pada Februari 2020, dimana akan diselenggarakan Mobile World Congress (MWC) di Barcelona. 

Bukan hanya itu, Samsung juga dilaporkan sedang mengembangkan paten smartphone dengan IR spectometer yang terintegrasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here