Saingi Samsung DeX, PhoneBook Siap Maksimalkan Produktivitas

0
28
PhoneBook

Saat ini, kebanyakan dari kita menggunakan smartphone untuk menyelesaikan semua jenis tugas dan sebagainya. Ponsel yang biasa kita pakai ini bertindak sebagai komputer mini dan lebih banyak melakukan panggilan telepon dan mengirimkan pesan teks. Meskipun demikian, beberapa aktivitas pekerjaan biasanya tidak efektif pada layar tampilan kecil dan keyboard yang digunakan pada smartphone kita. Di situlah PhoneBook terlahir menyaingin Samsung DeX. PhoneBook merupakan perangkat plug-in yang mengubah ponsel cerdas apa pun menjadi laptop layar sentuh 15,6 inci.

PhoneBook berperan sebagai ‘cangkang’ berwujud PC notebook. Untuk menggunakannya, kita cuma perlu menyambungkan smartphone kita melalui kabel ke PhoneBook. Semua macam cara kerja pengolahan data dilaksanakan sepenuhnya oleh CPU di smartphone kita, jadi daya kerjanya bergantung dari macam smartphone yang kita miliki.

Tim pengembang membeberkan bahwa pada dasarnya smartphone saat ini adalah perangkat portable yang bertenaga. Dengannya, kita dapat menjalankan banyak hal: chatting, browsing hingga bermain game. Sedangkan seperti itu, jarang sekali orang memanfaatkannya buat mengetik berlembar-lembar laporan atau menonton film berdurasi dua jam lebih. Produktivitas dan pengalaman pengaplikasian di smartphone biasanya diatur oleh kecilnya layar dan kurang efisiennya keyboard berbasis touchscreen tersebut.

LG Siapkan Tablet 10.1″ untuk Kelas Menengah Berbezel Tebal

PhoneBook dirancang untuk menampilkan konten di smartphone ke layar yang lebih lebar. Panel berjenis IPS menyuguhkan resolusi full-HD dan dapat membaca sentuhan jari. Dan layaknya notebook, PhoneBook menyuguhkan keyboard full-size komplit dengan numpad serta touchpad. Perangkat juga memiliki speaker, menyimpan baterai internal (berdaya tahan hingga delapan jam) yang akan men-charge smartphone dikala terkoneksi, serta dibekali port-port fisik penting seperti USB, audio, HDMI, USB type-C – memperkenankan kita menyambungkan mouse.

Tim Anyware juga menambahkan bahwa PhoneBook memiliki banyak keunggulan dibandingkan solusi yang ditawarkan saingan, terpenting dari sisi kompatibilitas. Seumpama: Samsung DeX cuma mensupport beberapa smartphone saja, padahal PhoneBook siap merangkul hampir seluruh perangkat Android dan iOS (termasuk model baru semisal iPhone 11). Perlu dicatat bahwa PhoneBook belum dapat bekerja dengan smartphone ber-SOC MediaTek.

Melalui kampanye crowdfunding di situs Kickstarter, sang produsen asal Shenzhen sukses mengumpulkan modal berkali-kali lipat dari sasaran permulaan mereka. PhoneBook rencananya bakal didistribusikan di bulan Desember 2019, dan diprioritaskan ke para backer. Produk dapat diorder sekarang seharga mulai dari US$ 170. Semakin memudahkan kita produktivitas kan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here