Facebook dan Instagram Bakal Beri Peringatan Atas Berita Palsu

0
79
facebook

Berita palsu sampai saat ini masih menjadi problematika yang besar. Apalagi, di zaman dimana media sosial memiliki tingkat penetrasi yang tinggi, berita palsu makin banyak ditemukan. Untuk itulah, Facebook dan Instagram menyatakan akan terus melawan berita palsu di platformnya.

Facebook dan Instagram, yang masih menjadi satu ekosistrm menyatakan akan membantu pengguna untuk dapat mengenali sebuah berita dan website palsu. Tak hanya itu, kedua platform ini juga akan mencegah konten serupa untuk dibagikan di platform mereka. 

Cek Daftar Perangkat Xiaomi yang Akan Terima MIUI 11

Nantinya, Facebook dan Instagram akan memberi peringatan kepada pengguna mengenai adanya potensi berita palsu. Peringatan itu akan diberikan langsung pada sebuah konten. Jadi sebelum dapat melihat konten tersebut, kedua platform ini akan memberitahu pengguna mengenai potensi informasi yang palsu.

Sebenarnya hal ini dilakukan kedua perusahaan tersebut untuk menghadapi pemilu di AS pada 2029 mendatang.

“Selama bulan berikutnya, konten di Facebook dan Instagram yang telah dinilai salah atau sebagian salah oleh pemeriksa fakta pihak ketiga akan mulai diberi label yang lebih jelas sehingga orang dapat memutuskan sendiri apa yang harus dibaca, percaya, dan bagikan.  Label di bawah ini akan ditampilkan di atas foto dan video palsu dan yang sebagian salah, termasuk di atas konten Story di Instagram, dan akan terhubung ke penilaian dari pemeriksa fakta.” ungkap Facebook, seperti dilansir dari Ubergizmo.

Perhatikan hasil tangkapan layar di atas. Jika pengguna menemukan konten yang berpotensi berisi informasi palsu atau sebagian darinya palsu, akan muncul peringatan seperti di atas. Pengguna sendiri masih memiliki opsi untuk melihat konten tersebut. Sejauh ini, kedua perusahaan itu hanya memberikan peringatan, bukan memblokir konten di dalamnya. 

Apakah hal ini bisa berguna memerangi berita palsu? Paling tidak, pengguna bisa mendapatkan peringatan agar tidak terpapar berita palsu yang dimaksudkan Facebook dan Instagram.