Ini Loh Harga Jaket Pintar Levi’s by Google

0
131
Jaket Levi's
ilustrasi: Jacket Levi's

Seperti yang telah dijanjikan setahun lalu, akhirnya jaket pintar Levi’s sudah siap untuk dipasarkan berkat hasil kerja samanya dengan Google. Meski sudah dua tahun lebih sejak proyek ini pertama diumumkan, setidaknya Google berhasil mewujudkannya menjadi produk final.

Levi’s Commuter Trucker Jacket with Jacquard by Google. Nama resmi jaket pintar Levi’s yang panjang ini lebih pantas dikategorikan sebagai pakaian ketimbang gadget. For your information, inovasi yang Google kembangkan ini adalah benang konduktif yang dapat ditenun menjadi kain berpanel sentuh kapasitif.

Koleksi Jaket Trucker Levis klasik wearable tersebut dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau, yakni mulai dari USD198 atau Rp2,7 juta. Sedangkan untuk Jaket Sherpa Trucker dengan harga USD248 atau Rp3,5 juta.

Forbes (18/10) melaporkan, setiap jaket pintar Levi’s ini dilengkapi dengan dongle Jacquard Google yang ditempatkan di manset jaket. Perangkat tersebut terhubung ke kain konduktif di dalam jaket dan dengan demikian memungkinkan interaksi dengan smartphone pengguna.

Xiaomi Redmi Note 8 Pro Umbar Chipset Khusus Gaming, Helio G90T

Pengguna pun dapat mengontrol beberapa fitur dengan gerakan sederhana seperti menggesek tangan atau ketukan pada manset. Misalnya, menekan dan menahan manset jaket akan memungkinkan Kamu untuk mengeluarkan perintah ke smartphone yang terhubung dengan perangkat tersebut.

Pengguna jaket pintar Levi’s juga dapat menyesuaikan setiap gerakan untuk mengaktifkan berbagai fitur dan kemampuan, termasuk berkomunikasi dengan asisten suara, mengendalikan musik, atau mengendalikan kamera ponsel.

Jaket pintar Jacquard by Google saat ini memiliki 19 kemampuan yang dapat disesuaikan pada ponsel. Dongle juga mengirimkan notifikasi melalui getaran untuk memberitahu pengguna tentang hadirnya pesan, email, dan alarm baru.

Untuk saat ini, para pengguna hanya dapat membeli kedua jaket pintar tersebut di Jerman, Perancis, Italia, Inggris, AS, Australia, dan Jepang. Sedangkan negara lainnya akan mengikuti sesuai dengan permintaan pasar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here