Waduh! Apple Ternyata Kirim Data Browser Pengguna ke China

0
68
apple

Browser Safari milik Apple sudah sejak lama diketahui mengirimkan data ke Google Safe Browsing. Hal ini bertujuan untuk melindungi pengguna dari aktivitas phishing dengan menggunakan fitur Fraudulent Website Warning. Namun kabar terbaru menyebutkan bahwa browser itu juga mengirimkan data yang sama ke Tencent. 

Pengguna iOS 13 mendapati bahwa sistem operasi ini akan mengirimkan data browsing ke Tencent melalui Safari. Hal ini diduga kuat sudah terjadi sejak sistem operasi iOS 12.2. Namun belum diketahui secara pasti apakah Tencent akan mengumpulkan data tersebut atau tidak. 

Berkaitan dengan itu, sebenarnya hal ini wajar bagi pengguna iPhone di China. Sejak ajang WWDC 2017, Apple sudah terintegrasi dengan Tencent Safe Browsing. Tetapi itu hanya terbatas pada pengguna di kawasan China saja. Namun belakangan, integrasi itu terjadi juga pada pengguna iPhone di luar China. 

Tak Banyak yang Tahu, Ini 5 Aplikasi YouTube Terbaru

Hal ini menjadi kekhawatiran bagi pengguna iPhone di luar China. Pasalnya mereka tidak terkait langsung dengan regulasi di negara tersebut. Apalagi, Tencent dikabarkan sering bekerja sama dengan pemerintah China. Pengiriman data dari luar China ini berpotensi dilakukannya praktek pelacakan pada setiap pengguna iPhone di dunia. 

Profesor Universitas John Hopkins, Matthew Green menyatakan bahwa penyedia layanan yang nakal secara teori dapat menggunakan pendekatan Google Safe Browsing untuk mendenonimkan seseorang dengan manutkan permintaan situs. Selama metode Tencent serupa, metode ini dapat digunakan pemerintah China untuk mengidentifikasi pengguna yang dicurigai membangkan terhadap pemerintahan negara tersebut. 

Berkaitan dengan hal tersebut, Apple akhirnya angkat bicara. Seorang juru bicara perusahaan itu menyatakan bahwa Safe Browsing tidak membagikan URL aktual yang dikunjungi pengguna. Pihaknya juga mengklarifikasi bahwa Tencent hanya memperoleh data dari pengguna yang menyetel lokasinya di kawasan China saja. Apple juga mengungkapkan bahwa fitur ini dapat saja dimatikan oleh para penggunanya. 

Untuk mematikan fungsi Safe Browsing itu, pengguna harus melakukan pengaturan browser Safari. Buka menu pengaturan di iPhone, kemudian pilih Safari. Di sana, para pengguna dapat mematikan fitur Fraudulent Website Warning. Namun harus dipahami bahwa cara ini akan membiarkan pengguna untuk berselancar di dunia maya tanpa perlindungan sama sekali. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here