Waspada! Aplikasi Pelacak Semakin Merajalela

0
948
aplikasi pelacak

Aplikasi pelacak semakin merajalela. Tahun ini Kaspersky mencatat peningkatan jumlah korban aplikasi pelacak sebanyak 35% dibandingkan tahun lalu. Jika ditotal, jumlah seluruh pengguna yang terkena aplikasi jenis ini mencapai 37.532 pengguna. 

Untuk diketahui, aplikasi jenis ini biasanya dikenal dengan nama aplikasi stalkerware. Dengan menggunakan aplikasi ini, seorang pelacak dapat mengakses foto, video, pesan media sosial, lokasi bahkan kamera para korbannya. Tidak seperti aplikasi kontrol orang tua, program stalkerware berjalan tersembunyi di background, tanpa sepengetahuan atau persetujuan korban. Aplikasi ini dikenal sebagai aplikasi untuk memata-matai mitra atau kolega. 

Pada delapan bulan pertama tahun 2019, sebanyak 37.532 pengguna menjadi target atas setidaknya, satu kali upaya penyusupan layanan pribadi dengan menggunakan stalkerware. Sebagai perbandingan, tahun lalu ada sejumlah 27.798 pengguna yang berusaha disusupi. Penting untuk diingat, stalkerware biasanya digunakan secara khusus dengan korban spesifik. Pelaku seringkali perlu menginstal secara manual pada ponsel korban, sehingga pelaku membutuhkan akses fisik ke perangkat. 

Instagram Bakal Makin Privat dengan Fitur Group Story

Kaspersky mencatat bahwa semakin banyak variasi aplikasi pelacak yang tersedia saat ini. Dalam delapan bulan pertama tahun 2018, Kaspersky mendapati ada 290 varian yang berpotensi berbahaya. Tahun ini jumlahnya meningkat hampir sepertiga menjadi 380 varian.

Hal ini ditandai juga dengan meningkatnya aplikasi yang “dipertanyakan” pada perangkat pengguna. Tahun ini peningkatan terjadi sebesar 373%, yaitu mencapai 518.223 aplikasi. 

Lain halnya dengan di Indonesia. Kaspersky mencatat adanya penurunan aplikasi pelacak di Indonesia. Penurunannya memang tidak signifikan, namun cukup menunjukkan bahwa aplikasi jenis ini mulai berkurang. Tahun lalu, ada sebanyak 392 aplikasi jenis ini di Indonesia. Tahun ini jumlahnya menjadi 387 saja. 

“Kami telah melakukan banyak hal untuk meningkatkan kemampuan deteksi stalkerware pada produk kami dalam beberapa bulan terakhir, dan akan terus melakukannya bersama para pemain industri lainnya karena kami mendukung segala upaya demi melawan para pelaku kejahatan. Tetapi masih ada masalah yang harus dipecahkan. Misalnya, untuk menemukan dan menyepakati definisi stalkerware yang dapat diakui oleh semua orang dalam industri. Ini akan membantu membedakan perangkat lunak seperti itu dengan lebih baik, dan karenanya lebih melindungi para pengguna dari penyalahgunaan privasi mereka,” kata Vladimir Kuskov, pakar keamanan di Kaspersky .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here