Instagram Bakal Makin Privat dengan Fitur Group Story

0
32
group story

Saat ini, Instagram Stories lebih banyak dinikmati ketimbang feed aplikasi tersebut. Karena itu pulalah, anak perusahaan Facebook ini terus memoles fitur tersebut agar tampil semakin menarik bagi para penggunanya. Nah, baru-baru ini, fitur Stories itu akan bertambah adanya Group Story. 

Hal ini pertama kali ditemukan oleh Jane Manchun Wong. Ia merupakan seorang tipster yang sering kali membongkar aplikasi untuk melihat fitur baru yang sedang diuji coba. Dalam pengamatannya, Instagram saat ini sedang melakukan uji coba untuk menghadirkan fitur bernama Group Story di platformnya. 

Untuk diketahui, sebenarnya ini bukanlah fitur yang benar-benar baru. Induk perusahaannya, Facebook sudah pernah memperkenalkan fitur yang sama persis. Di platform Facebook, pengguna dapat berbagi Story yang hanya bisa dilihat oleh anggota grup yang bersangkutan. 

Sayangnya fitur ini hanya berumur satu tahun saja. Pertama kali diperkenalkan pada 2018, Facebook akhirnya menutup fitur tersebut bulan lalu. Kabarnya, hanya sedikit pengguna Facebook yang memanfaatkan fitur tersebut. 

Awas!Virus Joker Serang 37 Negara, Termasuk Indonesia

Meski begitu, perusahaan milik Mark Zuckerberg ini tampaknya tidak ingin menyerah dengan Group Story. Anak perusahaannya kini didapuk untuk melanjutkan eksistensi fitur tersebut di platformnya sendiri. Meski memiliki nama sama, ada perbedaan mendasar bagaimana aplikasi ini akan menangani fitur tersebut. 

Semua pasti tahu kalau Instagram tidak memiliki keanggotaan grup. Dengan kata lain, konsep Group Story tidak akan sama persis seperti yang dilakukan Facebook. Di aplikasi ini, fitur tersebut hanya dapat dijalankan dalam pesan grup di Direct Messages saja. 

Kehadiran fitur ini digadang-gadang akan membuat Instagram semakin privat dari sebelumnya. Sebagaimana diketahui, aplikasi ini sudah memiliki fitur bernama Close Friend. Fitur ini akan membuat pengguna dapat membatasi siapa saja yang bisa melihat Instagram Stories mereka. Caranya dengan memasukkan pengguna lain ke dalam daftar Close Friend. Namun kehadiran Group Story bakal membuat pengguna bisa semakin leluasa membatasi siapa saja yang dapat melihat Stories mereka. 

Langkah Facebook dipandang masuk akal sampai saat ini. Pasalnya, popularitas Facebook Stories masih jauh di bawah Instagram Stories. Bisa jadi, fitur ini justru lebih sukses ketika diluncurkan oleh Instagram. Sayangnya, belum diketahui kapan fitur ini akan mampir di aplikasi berbasis foto tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here