Tri Indonesia Uji Coba 5G Pakai Hologram

0
177
5g

Uji coba jaringan 5G di Indonesia kembali dilakukan. Kali ini Hutchison Tri atau 3 Indonesia menguji coba jaringan generasi kelima ini bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.  Gelaran yang mengusung tama The Future is Now #IndonesiaTanpaBatas itu dilakukan menyusul pemberian izin penggunaan spektrum 28 GHz untuk uji coba jaringan 5G. 

Pada uji coba 5G ini, Tri Indonesia mampu menorehkan kecepatan unduhan data  hingga mencapai 1,2 Gbps dan kecepatan unggah 75,9 Mbps dengan latency 11 ms. dalam uji coba tersebut, ditunjukkan juga komunikasi melalui hologram. Dalam hologram itu, Ketua F5Gi Dr. Sigit Puspito Wigati Jarot  mampu melakukan interaksi dengan para mahasiswa yang hadir. Untuk diketahui, Sigit saat itu sedang berada di Jakarta dengan jarak sekitar 785 km dari Surabaya.

“Jarak merupakan tantangan yang sangat besar di Indonesia. Oleh karena itu, penerapan teknologi baru yang dapat melampaui batasan jarak menjadi penting. Saya sangat mengapresiasi 3 Indonesia dan ITS beserta mitra penyelenggara lainnya karena telah membantu Indonesia satu langkah lebih dekat ke impian bersama, yaitu menciptakan SDM unggul.” ujar Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika ketika membuka rangkaian acara tersebut.

Samsung Siapkan Ponsel 5G Berharga Miring

Menurut Chief Commercial Officer 3 Indonesia Dolly Susanto, uji coba ini merupakan wujud komitmen Tri untuk membantu anak muda Indonesia agar lebih siap menghadapi tantangan global dan membuka kesempatan tanpa batas di dunia pendidikan. 

“Hari ini, 3 Indonesia menghadirkan kuliah umum yang melibatkan pembicara dari Surabaya dan Jakarta, yang akan melampaui batasan jarak. Di masa depan, 5G akan dapat menghubungkan anak muda Indonesia kepada sumber ilmu di berbagai penjuru dunia, dan mendukung secara langsung pembangunan SDM unggul Indonesia melalui dunia pendidikan tanpa batas.” ujar Dolly Susanto

Uji coba end-to-end di ITS melibatkan sejumlah mitra, yakni Nokia yang menyediakan gNB untuk 5G RAN, E-Band MW transport, aktivasi 5G di live vEPC, dan integrasi end-to-end, Huawei dengan solusi SDB (Super Dual Band) MW yang pertama kalinya digunakan di Indonesia untuk kapasitas data 5G. Perangkat yang digunakan dalam uji coba 5G ini juga didukung oleh modem Snapdragon X50 5G dari Qualcomm dan dukungan teknis untuk memastikan panggilan data dan VoLTE di jaringan 5G dapat dilakukan.