Telegram Diretas Hacker Tiongkok!

0
162
Direct Message Instagram

Telegram diserang Distributed Denial of Service (DDos) dan berimbas pada terganggunya layanan perpesanan itu sekitar satu jam. Para hacker bahkan sudah membanjiri server target dengan permintaan sampah.

Adapun serangan dilancarkan saat para pemrotes di Hongkong memakai Telegram sebagai media koordinasi demonstrasi. Dan pada demonstrasi tersebut terkait dengan rencana ekstradisi ke Cina.

Sang bos Telegram, Mr Durov mencuit di akun Twitter pribadinya. Ia menerangkan bahwa alamat IP serangan itu sebagian besar berasal dari Tiongkok.

Di lain sisi, Administrator Cyberspace Cina sebagai pengawal kebijakan cyber negara itu, belum memberikan komentar apapun.

Telegram adalah aplikasi perpesanan baik teks, video, gambar, ataupun dokumen. Pengguna dapat membuat grup hingga beranggotakan 200 ribu orang di dalamnya.

Selain itu, aplikasi besutan Rusia itu juga menyediakan saluran untuk penyiaran ke pemirsa yang tidak terbatas.

Komentar Mr Durov terhadap serangan DDoS ini muncul ketika seorang pria yang diidentifikasi sebagai admin grup Telegram tertangkap di Hong Kong. Ia dituduh melakukan konspirasi untuk melakukan kekisruhan di ruang publik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here