Waze, Rekam Kenaikan Trafik Saat Ramadan di Jam Menjelang Bukber

0
100
Waze

Bulan Ramadan sebentar lagi usai, namun ada data menarik yang menyisakan tanya. Salah satu aplikasi navigasi kenamaan, Waze baru saja melaporkan adanya peningkatan 44 persen waktu bepergian selama Ramadan.

Seolah berbanding lurus, tingkat kepadatan lalu lintas pun naik hingga 98 persen, dibandingkan 25 persen dari waktu biasanya.

Jam sibuk pun bergeser, bila sebelumnya berlangsung antara pukul 15.00- 20.00 malam di beberapa kota besar. Seperti Jakarta, Bekasi, Surabaya, Medan, Bandung, dan lainnya.

Sementara saat Ramadan, jam sibuk baru ramai pada pukul 17.00. Karena jam tersebut merupakan timing yang tepat untuk bepergian menjelang buka puasa. Baik dari rumah maupun dari kantor.

Berdasarkan data itu, Waze menyarankan waktu bepergian yakni sebelum pukul 12.00 siang atau setelah pukul 21.00 malam.

Avenger : Endgame, Versi Gim-nya Masih Jadi Misteri untuk Dipecahkan

“Kebiasaan di sini adalah orang-orang akan bergegas pulang ke rumah atau ke tempat makan selama waktu sibuk supaya bisa hadir tepat waktu untuk berbuka puasa dengan keluarga dan teman,” kata Waze Indonesia Country Manager, Marlin R. Siahaan.

“Mereka cenderung mencari rute alternatif menghindari kemacetan dan Waze adalah pilihan terbaik. Hal ini menjelaskan mengapa kami memiliki banyak Wazer baru selama Ramadan,” tambahnya.

Selain itu, konsumsi bahan bakar juga mengalami peningkatan. Diklaim mendekati Hari Raya Idul Fitri merupakan waktu tersibuk pom bensin, karena budaya mudik di Indonesia.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, navigasi pada aplikasi Waze umumnya meningkat selama Idul Fitri, dimana orang-orang mengambil manfaat pergi “mudik” atau berkendara ke tujuan wisata,” jelas Marlin.