Samsung Bantu Guru Jadi Lebih Kreatif di Dunia Pendidikan

0
164

Samsung Electronics Indonesia terus berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui implementasi program Corporate Citizenship pada bidang pendidikan.

Sejak 2017, Samsung berkolaborasi dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI), meresmikan Samsung Smart Learning Class (SSLC), sebuah ruang kelas berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Sebagai wadah untuk memberikan pelatihan penggunaan gadget dan teknologi bagi para guru anggota IGI dan mendorong kegiatan belajar mengajar yang lebih interaktif.

Kini, SSLC di IGI Makassar juga digunakan sebagai ruang sekolah berkonsep paperless school bernama Ranu Harapan Islamic School (RHIS) yang didirikan atas inisiatif pengurus IGI Makassar.

Kang HyunLee, Vice President Corporate Business and Corporate Affairs Samsung Electronics Indonesia, mengatakan, “Sejak diresmikan pada tahun 2017, SSLC di IGI Makassar dan program-programnya telah memfasilitasi pelatihan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan mengajar yang diikuti oleh lebih dari 800 guru di Sulawesi Selatan.

“Kami menyambut baik inisiatif pengurus IGI yang memperluas fungsi Samsung Smart Learning Class (SSLC) di IGI Makassar menjadi sekolah Ranu Harapan Islamic School . Hal ini memang sesuai dengan harapan kami, bahwa SSLC dapat bermanfaat luas untuk peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, di mana teknologi dimanfaatkan sebagai fasilitas untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar yang lebih kreatif dan menarik terutama bagi para siswa,” jelasnya.

Para guru memanfaatkan fasilitas SSLC dan mengikuti pelatihan setiap akhir pekan dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi maupun IGI Makassar selaku pengelola SSLC. Antusiasme mereka tidak hanya ditunjukkan saat pelatihan berlangsung, namun setelahnya mereka juga mengimplementasikan beberapa materi yang telah diajarkan, seperti pemeriksanaan hasil ujian berbasis Android yang meningkatkan efisensi kerja, sehingga para guru memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan materi ajar yang lebih menarik.

Selain itu, para guru juga sudah mulai terbiasa membuat video untuk menyampaikan materi pembelajaran mereka sehingga lebih interaktif dan membuat murid lebih semangat mengikuti proses belajar di kelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here