Khusus Pengguna Mobile, Netflix Uji Coba Biaya Langganan Murah

0
222
Pengguna Mobile

Netflix dilaporkan tengah menyiapkan strategi baru untuk menambah jumlah pengguna di beberapa negara. Khusus Pengguna Mobile, Netflix Uji Coba Biaya Langganan Murah

Dikutip dari Economic Times, layanan streaming asal Amerika Serikat itu tengah menguji coba biaya berlangganan yang dikhususkan hanya untuk perangkat mobile bagi sejumlah pengguna di India, sehingga lebih terjangkau.

Sebagai gambaran, biaya berlangganan Netflix di India saat ini paling murah adalah 500 rupee atau sekitar Rp 103 ribu. Namun, dengan paket baru ini biaya yang perlu dirogoh pengguna hanya setengahnya, yakni 250 rupee atau sekitar Rp 56 ribu.

Mengingat ini ditujukan khusus untuk pengguna mobile, konten yang tersedia hanya dapat disaksikan dalam resolusi Standard Definition (SD). Selain itu, konten tersebut hanya dapat dimainkan dalam satu perangkat di satu waktu.

Netflix Punya Smart Download di iOS untuk Nonton Nonstop

Biaya anyar ini sebenarnya sudah diketahui sejak tahun lalu. Sejumlah negara, seperti Malaysia sudah lebih dulu mendapatkan akses uji coba biaya berlangganan khusus untuk perangkat mobile ini.

Menurut juru bicara Netflix, pihaknya memang tengah melakukan beberapa uji coba di sejumlah negara untuk memberikan akses berlangganan biaya khusus perangkat mobile dengan biaya lebih murah.

Netflix sendiri sudah menyambangi Indonesia sejak 2016. Hal tersebut dibuktikan dengan kehadiran antarmuka dan subtitle berbahasa Indonesia. Namun, platform streaming film dan serial tersebut justru baru menunjukkan tajinya di pasar Tanah Air sejak Oktober 2018.

Ya, sejak itu, Netflix mulai berbenah di pasar Indonesia. Film orisinal Indonesia pertamanya, The Night Comes For Us, juga telah tayang. Respons pasar dengan film ini pun terbilang positif.

Marketing Netflix tentu mengatur strategi menggandeng pengguna baru, selain membuat akun Instagram dan Twitter dengan pendekatan unik dan interaktif, Netflix mengolah kurasi film dan serial lebih terpersonalisasi agar dapat dinikmati pengguna Indonesia.

Meski sudah pasti menyelami pasar streaming Indonesia, nyatanya layanan asal Amerika Serikat (AS) ini mengaku masih harus menghadapi sejumlah tantangan dalam mengepakkan sayap bisnisnya di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here