GTA VI

Cheat atau kecurangan tatkala bermain game memang kerap terjadi. Pengguna dalam hal ini memang sering melakukan jalan pintas agar lebih mudah atau mengambil keuntungan.

Sang pengembang pun kadang seperti kehabisan akal untuk menanggulangi masalah ini. Terpaksa, jalur hokum pun ditempuh sebagai solusi akhir agar tidak terus dirugikan.

Seperti peristiwa yang dialami pria asal Florida, Amerika Serikat, Johnny Perez. Ia harus ke meja hokum karena kedapatan melakukan cheat saat bermain game.

Dikutip dari Engadget, ia terbukti dengan sengaja menggunakan cheat dalam game GTA V untuk mendapat keuntungan. Hal ini membuat pengadilan mengganjar hukuman denda sebesar US$ 150.000 atau Rp 2 miliar.

Samsung Galaxy M20 Hadir dengan Banderol 2,8 Juta

Ia juga terkenal pasal pelanggaran hak cipta, karena membuat dan mennyebarkan Elusive, program cheat yang mampu memberi pemain uang kepada pemainnya dalam jumlah tak terbatas. Ia melakukan cheat dalam gim, menghancurkan AI, dan lainnya.

Imbasnya, dampak lain yang ditimbulkan bisa mengganggu pemain lain yang jujur. Sebelumnya, cheat yang dimiliki Perez dijual online dengan banderol US$10-30 tergantung paket yang dipilihnya.

Sebelumnya, Rockstar North, pengembang gim GTA V telah melakukan tindakan persuasif. Perusahaan telah menghubungi Perez pada 2018. Saat itu, Perez  berdalih akan menghilangkan Elusive dan mendonasikan hasil penjualannya.

Namun, ia hingga ditangkap tak pernah memberikan laporan keuangannya kepada Take-Two. Akhirnya, Rockstar North pun mengambil dengan tegas langkah hukum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here