Keren. Aplikasi Buatan Indonesia ini Galang Donasi untuk Korban Tsunami Banten dan Lampung

0
227

Aplikasi karya anak bangsa, Netzme berhasil menggalang donasi dari para penggunanya sebesar Rp. 11.549.944 untuk korban tsunami di Banten dan Lampung.

Bekerjasama dengan Aksisosial.org, Netzme yang merupakan aplikasi social media payment 100% buatan Indonesia, menyerahkan donasi hasil dari penggalangan dana para penggunanya kepada perwakilan dari Ikatan Alumni Sabhawana – Social Response Team yang turun langsung di lokasi bencana tsunami.

Kerennya, bantuan tersebut berhasil dihimpun dalam tempo yang cukup singkat. Dengan memberikan like (Netzme menyebutnya dengan istilah trulike) ternyata kamu juga bisa turut berdonasi.

Kong Putra selaku Chief Operation Officer Netzme mengatakan bahwa sebagai aplikasi karya anak negeri, Netzme turut peduli terhadap kondisi saudara – saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah di Banten dan Lampung.

ki-ka: Ketua Aksisosial.org Faisal Rahim, COO Netzme Kong Putra, Sabhawana Social Response Team Frankie Simon, Social Media Netzme Hudan Alamsyah

“Mudah dan cepat. Lewat trulike di Netzme, kita bisa turut serta membantu saudara – saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Mau berjumlah berapapun, itu sangat berarti. Ini adalah bukti bahwa Netzme adalah fintech platform yang memungkinkan penggalangan dana seketika, ” ujar Kong di kantor Netzme, Satrio Tower, Jakarta Selatan, Selasa (8/1).

Sementara itu ditemui di lokasi yang sama. Frankie Simon dari Sabhawana Social Response Team sangat mengapresiasi Netzme yang dinilainya sangat luar biasa dalam hal menggunakan teknologi dalam membantu kemanusiaan.

“Ini sangat luar biasa, saya sudah cek sendiri bahwa Netzme ini sangat luar biasa sekali dengan pengguna yang sudah jutaan, responnya sangat baik. Artinya Netzme amat berkompeten dalam hal – hal semacam penggalangan donasi seperti ini,” ungkap Frankie.

Frankie Juga mengatakan bahwa ini sudah yang kedua kalinya Sabhawana bekerja sama dengan Netzme dan dirinya berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut nantinya.

“Yang pertama itu untuk Lombok dan sekarang untuk Banten dan Lampung. Saya cukup takjub begitu tahu dalam tempo singkat sudah terkumpul 11 juta lebih,” ujar Frankie.

Sabhawana sendiri untuk tim social response Banten dan Lampung sudah berada di lokasi sejak hari ke-2 untuk turut mengevakuasi warga dan meng-update situasi dan kondisi pasca bencana.

“Empat hari pertama memang masih bantuan evakuasi. Kita juga memberi bahan kebutuhan pokok. Saat itu Sabhawana mengutamakan bantuan donasi di daerah Tanjung Lesung dan Sumur yang kerusakannya bisa dibilang paling parah, selain itu kita juga bergerak di Lampung dan Pulau Sebesi,” papar Frankie.

Faisal Rahim, Ketua Aksisosial.org menambahkan bahwa penggalangan donasi lewat Netzme ini adalah contoh sederhana bahwa perkembangan luar biasa dari dunia fintech saat ini tenyata bisa digunakan untuk menolong masyarakat yang membutuhkan.

Kamu bisa mengunduh aplikasi Netzme di sini 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here