Pemain Pokemon Go Rooting di Android harus ekstra hati-hati. Karena Niantic berencana untuk memblokir Android yang di-root. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kecurangan pada game Pokemon Go.

Seperti diketahui, banyak pemain Pokemon Go Rooting yang bermain tidak sportif.  Beberapa pemain bahkan memanipulasi GPS agar bisa berburu monster yang langka. Untuk mengakalinya, beberapa pemain pun melakukan rooting di Android.

Niantic pun membuat mekanisme bermain Pokemon Go agar lebih ketat, Sehingga pemain tidak bisa sembarangan melakukan rooting. Jika perangkat Anda telah di-root maka Anda tidak akan dapat membuka permainan ini.

Namun,untuk memblokir pemain yang me-rooting situasi ini rasa-rasanya kurang tepat. Pasalnya,  game Pokemon GO memang dibanjiri beberapa pemain yang nakal.

Terkait hal tersebut, Niantic belum merespon-nya. Sebab, fokus Niantic memang terus menerus fokus melakukan pembaruan pada Pokemon Go. Baik melalui fitur maupun karakter Pokemon yang semakin beragam.

Hal ini pun dilakukan agar pemain tak bosan dan terus mengumpulkan beragam jenis Pokemon. Pokemon Go sendiri kini telah berusia dua tahun sejak dirilis pada 2016.

Pokemon Go sendiri berhasil meraup keuntungan 1,8 miliar dollar AS atau setara Rp 25,8 triliun.

Jumlah tersebut merupakan kumulatif pendapatan Pokemon Go sejak debutnya. Riset dari Sensor Tower mengatakan bahwa pengguna Android berkontribusi hingga 58 persen. Sedangkan sisanya 42 persen, berhasil dari perangkat iOS.