Google Docs Akan Menyematkan Fitur Pengoreksi Tulisan

0
290
google docs

Diantara kamu pernah menulis menggunakan Google Docs? Ada kabar baik untuk kamu yang sering salah dalam penulisan.

Google dikabarkan mengumumkan akan segera meluncurkan fitur baru di Google Docs. Aplikasi word processor berbasis cloud, yakni Google Docs diketahui tidak memiliki fungsi untuk mengoreksi tata bahasa (grammar).

Fitur yang dimaksud adalah grammar suggestion, dapat mendeteksi apabila terdapat kesalahan dalam penulisan kata atau susunan kalimat dan akan memberikan rekomendasi yang benar.

Fitur ini baru bisa dinikmati pengguna G Suite, sebuah tool bisnis Google yang dipakai di Early Adopter Program dan dikabarkan akan diperluas ke semua pengguna Google Docs menjelang akhir 2018.

Pembaruan ini memanfaatkan mesin penerjemah untuk mengetahui kesalahan dari tata bahasa Inggris, mulai dari penggunakan kata ‘a’ atau ‘an’ hingga ke tata bahasa yang lebih seperti struktur kalimat.

Google menyatakan fitur tata bahasa itu akan mengadopsi sistem real-time untuk menemukan sebuah kesalahan dari penulisan. Dengan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI), fitur ini akan bekerja semakin baik, karena dapat mempelajari kebiasaan pengguna.

Google Docs Grammar Suggestion

Dilansir dari The Verge, teknologi machine learning yang diandalkan Google untuk Google Docs merupakan teknologi yang sama seperti yang Google gunakan untuk menerjemahkan berbagai bahasa.

ada sebuah perbedaan dari mesin penerjemah ini tidak bisa dipakai untuk menerjemahkan teks Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, akan tetapi bisa digunakan untuk menilai penggunaan kata yang tidak tepat, tata bahasa, tanda baca, dan lain-lain.

Cara kerja dari fitur ini, mendeteksi tulisan yang salah adalah saat Docs mendeteksi kesalahan dari tata bahasa, sebuah garis bawah berwarna biru akan ditambahkan di kalimat yang bermasalah. Lalu pengguna dapat mengklik kanan untuk melihat rekomendasi kalimat perbaikan, atau bisa diabaikan saja.

Selain itu, terdapat cara lain adalah menjalankan fungsi spelling and grammar check, yang terdapat di menu tools di Docs. Kesalahan dari pengejaan dan tata bahasa pada keseluruhan tulisan akan ditandai.

Karena berbasis teknologi AI yang dapat terus melakukan perbaikan, Google mengklaim kemampuan pengecek tata bahasa ciptaannya akan terus ditingkatkan apabila sering digunakan.

Sebelumnya fitur pengecekan tata bahasa ini sudah tersedia di program word processor konvensional, seperti suite software Office ciptaan Microsoft. Akan tetapi, implementasi Google di Docs berbeda karena seluruhnya akan mengandalkan kecerdasan buatan.

Selain Docs, Google juga turut menerapkan kecerdasan buatan ciptaannya di layanan-layanan lain. Layanan Gmail, misalnya agak menggunakan fitur Smart Reply dan Smart Compose yang menggunakan teknologi AI yang dapat menulis e-mail balasan secara otomatis. (RH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here