Setelah berbagai rumor beredar, Akhirnya Google merilis Android P versi final preview-nya. Hadirnya versi ini, diyakini akan menambah portofolio sesi OS besutan Google dalam waktu dekat.

VP Google Android Dave Burke mengatakan, bahwa di versi beta ini sudah menyertakan fitur final Android P. Meski demikian, tak menutup kemungkinan perusahaan mengubah beberapa fitur di dalamnya.

Maksud Google merilis Android P versi final beta ini juga untuk mendapat feedback dari calon pengguna. Tingkat kestabilan, bug yang muncul, dan responsivitas system juga akan menjadi masukan buat Google.

Kabar baiknya, Android P yang dirilis kali ini sudah cukup stabil. Saat di-install pada beberapa device juga tak mengalami bug yang menganggu.

Burke menuturkan, Android P mengusung tiga tema, yakni cerdas, sederhana, dan sangat digital.  Versi beta Android P pertama kali diluncurkan Mei 2018. Beberapa smartphone pun sudah bisa mencicipi versi pratinjaunya.

Diantaranya Pixel, Pixel XL, Pixel 2, dan Pixel 2 XL. Selain seri Pixel, preview Android P ini juga hadir untuk Sony Experia XZ2, Xiaomi Mi Mix 2S, Nokia 7 Plus, Oppo R15 Pro, Vivo X21, OnePlus 6, dan Essential PH-1.

Menariknya, terdapat salah satu fitur unik di Android P. Berlabel Actions, Fitur ini memungkinkan perangkat untuk memprediksi tindakan yang akan dilakukan oleh pengguna.

Selain itu, pengembang juga bisa meningkatkan kemampuan aplikasinya.  Termasuk membuat konten yang lebih mudah diakses. Jadi, pengguna bisa melakukan navigasi lebih cepat.

Kekuatan fitur ini dapat dipakain di sejumlah aplikasi, seperti Google Search, Google Play, Google Assistant, dan launcher Android.

Ke depannya,  rekomendasi kegiatan yang akan dilakukan si pemakai dan relevansinya dengan pengguna bisa dibaca oleh sistem.