Game PUBG memang sedang naik daun. Hal inilah yang coba dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab untuk mengeruk keuntungan. Bermain dengan ‘cheat’ menjadi salah satu kecurangan yang sengaja dimunculkan.

Seperti 141 pemain asal Tiongkok ini, mereka ditangkap karena membuat, menjual serta menggunakan cheat berbahaya saat bermain game Player Unknown’s Battleground (PUBG). Parahnya, mereka kedapatan juga menyisipkan virus jahat yang bisa digunakan untuk mencuri data pengguna lain.

Bermula di awal 2018, kasus ini memang mengemuka akhir-akhir ini. Pengembang game PUBG, Tencent, mendapati beberapa laporan yang kurang mengenakkan. Ada beberapa pemain yang sengaja menggunakan cheat dan mengambil keuntungan dari PUBG.

Tencent pun langsung bergerak. Kepolisian pun ditunjuk untuk membantu menangani kejahatan siber ini. Sebanyak 141 pemain PUBG diamankan sejak Januari 2018. Berbagai macam barang bukti pun disita. Sebanyak lebih dari 200 perangkat keras termasuk PC, USB flash disk dan telepon genggam pun diamankan.

Dalam situs resmi PUBG, mereka yang melakukan kejahatan langsung diproses dan foto mereka dipajang agar memberikan efek jera kepada yang lain. Para penjahat siber ini terancam dijatuhi hukuman penjara minimal lima tahun, karena dianggap melakukan tindakan yang berbahaya.

Salah satu petinggi Tencent, Allen Zheng mengatakan, dengan adanya penangkapan ini akan mampu menekan angka kecurangan di PUBG. Namun demikian, ia meyakini peretas pun akan semakin pintar melakukan kejahatan yang berbeda ke depannya.

“Anda muncul dengan sesuatu yang efektif (untuk memberantas) hari ini, tapi esoknya mereka datang dengan sesuatu yang berbeda,” ungkap Allen.