2.853 Laporan Jadi Alasan Tik Tok Diblokir Kominfo

kasus ini serupa dengan aplikasi Bigo yang sempat diblokir oleh Kominfo

0
1755
aplikasi Tik Tok diblokir

Belakang ini aplikasi Tik Tok menjadi viral, kenapa? Kementerian Komunikasi dan Informatika baru saja mengumumkan bahwa aplikasi Tik Tok resmi diblokir.

Menurut Menkominfo, Rudiantara, pemblokiran ini sudah terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Banyak kontennya yang negatif, terutama bagi anak-anak, ada yang tidak senonoh, tidak mendidik, pokoknya tidak pantas untuk anak-anak,” ujar Rudiantara.

Selama beberapa bulan terakhir, Kemenkominfo selalu mengawasi aplikasi Tik Tok dan sudah menerima laporan dari masyarakat sebanyak 2.853 laporan.

Selain itu juga, ada sejumlah petisi di situs change.org yang meminta Kemenkominfo untuk memblokir aplikasi Tik Tok.

Menteri Rudiantara juga mengindikasikan pemblokiran ini hanya bersifat sementara. Ia sudah meminta Tik Tok untuk membersihkan kontennya.

“Setelah bersih dan ada jaminan untuk menjaga kebersihan kontennya, Tik Tok bisa kami buka lagi,” ujarnya.

Lebih lanjutnya, Rudiantara juga pernah melakukan pendekatan sama dengan yang pernah dilakukan terhadap aplikasi Bigo.

“Pendekatan Kami lakukan seperti kepada Bigo yang telah membersihkan dan menjaga kontennya. Ada puluhan staff Bigo yang kerjanya membersihkan konten untuk Indonesia. Maka Bigo Kami buka lagi,” ujarnya.

Rudiantara juga mengatakan bahwa aplikasi live-streaming seperti Tik Tok bagus untuk mengekspresikan kreativitas. Namun, ia hanya menyayangkan jika aplikasi ini disalahgunakan untuk hal negatif.

Meski dikabarkan Tik Tok resmi diblokir, namun aplikasi ini masih tersedia di Play Store dan masih bisa digunakan.

Noor Iza, Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi akan memastikan aplikasi Tik Tok di Play Store maupun Google Store juga segera diblokir.

Mengenai pemblokiran aplikasi Tik Tok, sampai sekarang Kemenkominfo mengklaim belum mendapat jawaban dari pihak Tik Tok. (RH)