Panasonic sempat meluncurkan laptop Toughbook, laptop ini kurang diminati masyarakat karena desainnya yang tidak menarik dan harganya juga tidak murah. Padahal, fitur yang ditawarkan oleh laptop ini dikhususkan untuk penggunaan militer.

Beberapa tahun lalu perusahaan asal Tiongkok ini juga meluncurkan tablet Toughpad, tetapi namanya kurang populer. Baik tablet dan laptop sengaja di desain Panasonic sebagai perangkat tangguh dari segi desain dan performa.

Desain memang ditujukan untuk kegiatan militer. Ditujukan untuk militer, tablet dan laptop bisa menahan benturan benda keras, dijatuhkan dari ketinggian tertentu, ditenggelamkan di dalam air hingga kedalaman tertentu dan lainnya.

Panasonic Toughbook FZ-T1 diuji dengan cara ditimbun dalam pasir

Dilansir dari GSM Arena, kini Panasonic Toughbook kedatangan anggota baru dalam dunia smartphone yaitu Panasonic Toughbook FZ-T1. Panasonic menyebutkan sebagai handheld dalam siaran pers resminya.

Dikatakan handheld karena Panasonic Toughbook FZ-T1 menawarkan dua versi yaitu Wi-Fi dan Wi-Fi/4G serta didukung dengan voice capabilities.

Perangkat ini memiliki sertifikat IP68 dan ML-STD-810G yang sudah diuji dengan dijatuhkan dari ketinggian 1,5 m dan bisa bertahan dalam rentang suhu kerja dari 10 derajat hingga 50 derajat C.

Panasonic Toughbook FZ-T1 tahan dengan suhu 10 sampai 50 derajat celcius

Perangkat ini juga sudah lolos dengan serangkaian tes berdasarkan standarisasi militer. Smartphone ini didukung Android 8.1 Oreo dan Panasonic COMPASS 2.0 serta dilengkapi dengan keamanan dan layanan Android.

Layar smartphone ini berukuran 5 inci dengan resolusi 720p yang mampu menahan derasnya hujan. Layar sentuhnya bisa dioperasikan dengan sarung tangan atau stylus pasif.

Panasonic Toughbook FZ-T1 juga memiliki bobot yang lebih ringan dan ramping yakni 240g. prosesor pada smartphone ini didukung chipset Snapdragon 210 dengan RAM 6GB dan ROM 16GB.

Panasonic tidak menjelaskan kapasitas baterai yang dipakai, tapi mampu bertahan hingga 12 jam penggunaan. Baterainya juga didukung teknologi warm-swappable yang memudahkan penggunanya mencabut baterai tanpa perlu mematikan smartphone tersebut.

Pada kamera dan video, smartphone ini disisipi kamera utama 8 MP. Pada model Wi-Fi akanĀ  diluncurkan di bulan Agustus dengan harga Rp21 juta, sedangkan versi 4G diluncurkan di bulan September dengan harga Rp22,7 juta.

Kedua smartphone ini akan dipasarkan di Eropa, dan belum ada informasi lebih mengenai apakah kedua smartphone ini akan diluncurkan di negara lain. (RH)